Apa itu LVV dan Bagaimana Cara Kerjanya?
LVV adalah lembaga independen yang memvalidasi atau memverifikasi klaim perusahaan agar dapat dipercaya oleh regulator, investor, dan pasar.
Kepatuhan terhadap regulasi dan standar
LVV adalah lembaga independen yang memvalidasi atau memverifikasi klaim perusahaan agar dapat dipercaya oleh regulator, investor, dan pasar.
Serangkaian kebijakan baru di bulan Juli 2025 ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan menyesuaikan aturan perpajakan dengan perkembangan ekonomi digital dan dinamika pasar.
Memahami ruang lingkup dan batasan PSPK 1 bukan hanya sekadar latihan kepatuhan, melainkan sebuah fondasi kritis untuk implementasi yang strategis dan kredibel.
Bekerja sama dengan ACEXI, BATS Consulting mengukur dan mengimbangi emisi FIFest 2025—meretire ~144 tCO₂e melalui SPE-GRK demi terwujudnya festival rendah karbon.
Tujuan Pernyataan ini adalah mensyaratkan entitas untuk mengungkapkan informasi tentang risiko dan peluang terkait keberlanjutan yang berguna bagi pengguna laporan informasi keuangan bertujuan umum (general purpose financial reports) dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan penyediaan sumber daya kepada entitas
Keputusan untuk melakukan Sustainability Assurance bukanlah tentang menambah satu lagi item dalam daftar kepatuhan, melainkan sebuah investasi strategis dalam kredibilitas dan ketahanan jangka panjang perusahaan
Peluncuran Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada 11 Agustus 2025 merupakan langkah monumental yang mentransformasi lanskap pelaporan keberlanjutan di Indonesia.
SMM 1 menandai perubahan mendasar dalam filosofi manajemen mutu, secara resmi menggantikan International Standard on Quality Control (ISQC 1) – yang di Indonesia diadaptasi menjadi Standar Pengendalian Mutu (SPM) 1 – dengan pendekatan yang jauh lebih modern dan berorientasi risiko.
Dalam lanskap bisnis yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, kemampuan untuk memprediksi dan merencanakan masa depan keuangan menjadi sangat krusial
Sustainability Reporting berfokus pada bagaimana perusahaan (atau investasi) memengaruhi dunia, menjadikannya pendekatan yang "outward-looking", sementara ESG Reporting berfokus pada bagaimana dunia (faktor E, S, G) memengaruhi perusahaan atau investasi, menjadikannya pendekatan yang "inward-looking".
Standar ini bukan sekadar versi ringkas dari ISA, melainkan sebuah standar audit mandiri (standalone) yang dirancang dari awal untuk proporsional dengan kebutuhan LCE, sambil tetap mempertahankan tingkat keyakinan yang sama—yaitu keyakinan memadai (reasonable assurance)—seperti audit berbasis ISA penuh.
Laporan ini merupakan alat komunikasi strategis untuk menunjukkan komitmen perusahaan terhadap isu lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG)
Total Artikel
dengan tag ini